Rabu, 21 Oktober 2009

Pindah Blog

Sebenarnya saya berat mengatakan ini, tapi saya memutuskan untuk tidak menulis di blog saya ini, namun saya akan menulis di blog saya yang lain, http://priyoatmojo.wordpress.com . Tapi sesekali waktu saya akan meng-update blog ini dengan cara menulis ulang (re-post) dari blog saya. Untuk itu saya mohon maaf.


Regards,


Priyo Atmojo

Selasa, 18 Agustus 2009

Baru ingat klo punya account di blog tetangga :-D

tadi iseng nyari nama saya di google, ternyata ada account di salah satu penyedia blog selain blog ini (saya tidak mau nyebut namanya, silakan cari sendiri :-D )... dan setelah saya cek di email memang benar klo dulu saya pernah iseng bikin account disana... dan akhirnya saya memutuskan untuk me-re-post semua post di blog ini ke blog saya yang lagi 1 itu...

tapi untuk kedepannya, saya akan tetap menggunakan 2 blog ini... tapi dengan isi yang sama... maklum saya susah mendapat inspirasi buat di-post di blog :-))

Rabu, 12 Agustus 2009

Perkenalan dengan Debian GNU/Linux 5.0.2

Well setelah lama menggunakan ubuntu, akhirnya 1 bulan lalu, saya memutuskan berpetualang menjelajahi distro linux yang lain... kali ini yang menjadi sasaran saya adalah Debian GNU/Linux 5.0.2 atau yang diberi code-name lenny.

Ada seorang teman bertanya, "ngapain pake debian, kan udah pake ubuntu..." Jawaban saya cuma simpel, "ya pengen cari suasana baru... :-P"

Overall, IMHO, Debian GNU/Linux tidak terlalu beda dengan Ubuntu... (ya iya lah... kan ubuntu berasal dari debian juga). cuma... ada cumanya... sepertinya Debian GNU/Linux masih agak manual... contoh... saya harus ngedit file /etc/fstab agar bisa mengakses partisi harddisk saya yang lain... dan yang paling membuat saya susah adalah paket yang disediakan masih tergolong agak lama, alias ketinggalan dari distro-distro yang lain... Tapi bisa dimaklumi, karena Debian GNU/Linux mengutakan paket stable dibanding tergesa-gesa mengeluarkan paket baru.

Tapi bagaimana jika kita memang harus menggunakan paket yang terbaru? misalnya masalah pidgin (sudah banyak dibahas di internet... jadi saya tidak membahas lagi).. tenang... ada banyak referensi... Selain mengandalkan paket stable, para developer Debian GNU/Linux juga menyediakan paket yang masih dalam tahap ujicoba dan paket yang belum layak dikatakan sebagai stable... untuk lebih jelasnya silakan lihat di link berikut :
  • testing a.k.a squeeze http://www.debian.org/releases/unstable/
  • unstable a.k.a sid http://www.debian.org/releases/testing/
  • atau bagi yang belum berani berekperimen, bisa menggunakan paket backports http://backports.org/dokuwiki/doku.php
berikut adalah isi dari file /etc/apt/sources.list dari mesin saya, semoga bisa membantu teman-teman yang lain :
#
# deb cdrom:[Debian GNU/Linux 5.0.0 _Lenny_ - Official i386 DVD Binary-1 20090214-16:54]/ lenny contrib main

#deb cdrom:[extras]/DVD2-IL052009/EXTRAS/debian-5.0/ deb/
#deb cdrom:[Debian GNU/Linux 5.0.0 _Lenny_ - Official i386 DVD Binary-1 20090214-16:54]/ lenny contrib main

# Line commented out by installer because it failed to verify:
#deb http://security.debian.org/ lenny/updates main contrib
# Line commented out by installer because it failed to verify:
#deb-src http://security.debian.org/ lenny/updates main contrib

# Line commented out by installer because it failed to verify:
#deb http://volatile.debian.org/debian-volatile lenny/volatile main contrib
# Line commented out by installer because it failed to verify:
#deb-src http://volatile.debian.org/debian-volatile lenny/volatile main contrib

# Added by ME :)
deb http://kambing.ui.ac.id/debian lenny main non-free contrib
deb http://kambing.ui.ac.id/debian-volatile lenny/volatile main contrib
deb http://kambing.ui.ac.id/debian-security lenny/updates main non-free contrib
deb http://kambing.ui.ac.id/debian lenny-proposed-updates main non-free contrib
#deb http://debian.indika.net.id/debian lenny main non-free contrib
#deb http://debian.indika.net.id/debian-volatile lenny/volatile main contrib
#deb http://debian.indika.net.id/debian-security lenny/updates main non-free contrib
#deb http://debian.indika.net.id/debian lenny-proposed-updates main non-free contrib
deb http://apt.wicd.net lenny extras
deb http://kernel-archive.buildserver.net/debian-kernel lenny-security main
deb http://kernel-archive.buildserver.net/debian-kernel lenny main
deb http://www.backports.org/debian lenny-backports main contrib non-free
#deb http://ftp.de.debian.org/debian sid main contrib non-free

Senin, 06 Juli 2009

"ngademin" slackware 12.2 di laptop acer aspire 4715z

hal yg sering mengganggu sejak pertama kali saya nginstall di laptop adalah masalah panas, maklum dengan mengusung vanilla kernel, slackware akan berjalan layaknya sebuah pc walaupun diinstall di laptop :)) bahkan ada teman yg nyindir suara kipas laptop kayak suara baling2 helicopter. pernah kejadian (sampai 2 kali) laptop saya minta shutdown sendiri akibat overheat.

nah setelah berkunjung ke mbah surip, eh mbah google, saya menemukan solusinya di forum linux internasional.
singkat cerita, kita harus menghidupkan sebuah instruksi yang mampu menurunkan speed dari processor dan mengatur setingan mode yg akan kita gunakan.

jika menggunakan kernel by dewe usahakan untuk memasukkan acpi-cpufreq dan cpufreq_ondemand ke dalam modul kernel dan lakukan kompilasi ulang. jika masih menggunakan kernel asli bawaan slackware 12.2 tidak perlu lagi compile ulang.

pertama kali kita harus me-load modul agar dijalankan oleh OS.
/sbin/modprobe acpi-cpufreq
/sbin/modprobe cpufreq_ondemand


dan juga jangan lupa menambahkan baris di atas pada file /etc/rc.d/rc.modules, biasanya klo pakai kernel default sudah ada, tinggal di-uncomment aja :-D

nah untuk bagian penutup, kita harus mengatur mode mana yg akan dipilih untuk digunakan oleh CPU, untuk hal ini kita gunakan mode ondemand untuk kedua buah prosesor saya (kan saya pake intel core2duo :-D )

echo ondemand > /sys/devices/system/cpu/cpu0/cpufreq/scaling_governor
echo ondemand > /sys/devices/system/cpu/cpu1/cpufreq/scaling_governor


dan jangan lupa juga menambahkannya kedua baris tersebut pada file /etc/rc.d/rc.local agar selalu dijalankan pada saat boot awal atau buat file baru (untuk nama terserah masing2 orang) dalam /etc/rc.d/ dan jangan lupa agar file tersebut diberi atribut executed ( chmod +x )

dari hasil yang saya dapatkan, processor lebih adem dan kipas prosesor lebih hening :-D

Selasa, 09 Juni 2009

Modul Sistem Operasi 2 (GNU/Linux) STMIK STIKOM Bali

Modul Mata Kuliah Sistem Operasi 2 telah tersedia. Silakan download di sini
Jika ada kritik, saran, dan lain sebagainya silakan post di blog saya atau silakan kirim email ke alamat yang terdapat dalam file README.txt

Rabu, 13 Mei 2009

Pidgin + FacebookChat

Oke... akhir-akhir ini saya punya maenan baru, yaitu menggabungkan fitur chatting di Facebook ke dalam IM Pidgin. Walalupun tidak terlalu penting, tapi bagi saya lebih memudahkan saya. Ada yang bilang kenapa ga pake eBuddy aja? atau pake webmessenger lainnya (saya lupa namanya)?

Ya terserah kata orang... yang penting enjoy aja... toh juga dapet ilmu baru... :-D
Untuk program ( atau lebih tepat dibilang plugins) bisa di-unduh di sini

Saya hanya mengetesnya di Slackware Linux 12.2 dengan IM Pidgin 2.5.2. Saya tidak tau apakah di Distro atau di seri lain berfungsi dengan baik.

Bagi pengguna Debian dan turunannya bisa berbahagia, karena udah ada paket *.deb-nya, bagi pengguna distro lain bisa menggunakan yg versi *.tar.bz2 atau langsung donlot yg versi *.so.

Cara installnya cukup dengan meng-copy kan file *.so ke direktori /usr/lib/purple-2/ (untuk Linux 32-bit), /usr/lib64/purple-2/ (untuk Linux 64-bit), atau ke ~/.purple/plugins/ (klo ga punya akses root) dan terakhir restart Pidgin

Kalau pake yg versi *.tar.bz2 lebih gampang lagi... karena dalam file tersebut sudah ada plugin untuk semua versi linux.... Perintahnya adalah:
tar -xvf filenya.tar.bz2 -C /

Mungkin setelah melakukan hal diatas plugin tetap tidak mau berjalan, ada beberapa solusi yg bisa saya berikan:
  1. Jika menggunakan file *.so coba buat sym-link dengan nama libfacebook.so
  2. Coba ubah permissionnya menjadi rwxr-xr-x atau dengan chmod 755 pada file *.so

Minggu, 08 Maret 2009

Ekstrak data audio dari file video

kemaren saya iseng nyari OST EyeShield 21 di internet dan ketemu di youtube.com. Tapi saya gambarnya bukan asli dari animenya.

setelah saya donlot menggunakan bantuan keepvid.com, saya putar di Xine dan ternyata cukup enak didengar. kemudian saya cari2 lagi ternyata ada versi mp3-nya. tapi setelah diputar di Amarok, koq hasil mp3-nya lebih jelek dibanding yg saya dapat di youtube. banyak noise-nya atau istilah balinya krebek-krebek :'(

kemudian timbul hasrat yg aneh.... bukan hasrat mesum loh.... saya pengen ngambil data audionya aja, tapi saya kan pake linux.... apa bisa ya?

setelah googling sekitar 1 jam saya nemu cara yg mudah... CLI rules lagi =))
yg diperlukan hanyalah sebuah program yg bernama ffmpeg, tentunya berserta library yg dibutuhkah :-D

ffmpeg bisa didapatkan di repo masing2 distro, tapi klo pake slackware silakan compile sendiri dengan bantuan script dari SlackBuild.org (saran saya install semua library audio dan video yg sering digunakan sebelum menginstall ffmpeg)

oke setelah selesai donlot dan terinstall, kita lakukan kerjaan iseng ini =))

buka command line atau konsole atau terminal atau gnome-terminal, atau apalah yg ada di distro kesayangan masing2

ffmpeg -i file_video -ab 128000 -ar 44100 file_mp3


silakan tunggu prosesnya sampai selesai. dalam kasus saya, 18 MB file mp4 di-split data audionya ke dalam file mp3 tidak lebih dari 1 menit.

sebenarnya ada cara lain menggunakan MPlayer, tapi saya malas donlot-nya :-D

sumber: http://linux.byexamples.com/archives/229/extract-audio-from-video-or-online-stream/